Outlast 2 sudah bisa di mainkan di warnetgea (review dan tutorial)



bagi anda pencinta game horor mungkin sudah tahu tentang game satu ini yang beberapa saat lalu sempat booming di dunia per yutub an, walau bisa di katakan agak terlambat tapi harapannya dapat memuaskan hasrat bermain game ini bagi kalian para user setia warnet gea.

review.

Peringatan: Untuk Anda yang sensitif untuk simbol keagamaan (terutama untuk Anda yang beragama Kristen/ Katolik), Anda yang benci dengan spoiler, Anda yang sensitif dengan konten gore / ketelanjangan, untuk tidak menikmati artikel preview ini lebih jauh.

Outlast 2 berhasil mencapai presentasi dengan kualitas foto realistis yang bisa Anda buktikan sendiri lewat segudang screenshot yang kami sertakan bersama dengan artikel ini. Untuk sebuah game horror, visualnya pantas untuk mendapatkan acungan jempol. Namun tak sekedar dari sisi teknis saja, tetapi juga dari sisi desain secara keseluruhan. Konten gore, desain musuh, hingga situasi dramatis yang siap membuat bulu kuduk Anda merinding tetap disertakan.



Anda akan berperan sebagai seorang jurnalis di franchise Outlast. Di Outlast 2 ini, bersama dengan istri Anda yang setia – Lynn, Anda akan berperan sebagai Blake Langermann. Tugas untuk melakukan proses investigasi menyeluruh terhadap tewasnya seorang wanita hamil secara misterius bernama Jane Doe membawa Anda masuk ke dalam teritori Arizona yang misterius. Namun untuk alasan yang misterius, helikopter yang Anda tumpangi bersama Lynn tiba-tiba mengalami masalah teknis dan terjatuh.



Terbangun dari kondisi tak sadarkan diri selama beberapa waktu, Anda menemukan helikopter yang sempat Anda tumpangi kini berubah menjadi kobaran api raksasa di permukaan tanah. Usaha untuk mencari istri Anda – Lynn di antara reruntuhan tersebut justru menghadapkan Anda pada mimpi yang bahkan lebih buruk.  Si pilot yang sebelumnya hidup, kini terikat di atas tiang kayu dengan kulit tubuh yang sudah menghilang darinya. Pelan tapi pasti, Anda mulai mengerti bahwa Anda kini berhadapan dengan situasi yang tak pernah Anda  bayangkan sebelumnya. Bahwa kisah untuk mencari Jane Doe ini mulai berubah menjadi kisah untuk bertahan hidup.



Blake terjebak di dalam konflik di antara dua kelompok yang sama gilanya. Di satu sisi, ada sekte sesat pimpinan Sullivan Knoth yang meyakini bahwa anti-Christ (Iblis) akan lahir dari rahim salah satu wanita di sekitar daerah tersebut, dan menjadi misinya lah, untuk memastikan setiap bayi yang lahir dari mereka tewas. Sementara dari sisi lain, tak sedikit yang mulai menyadari “kesalahan” Knoth tersebut dan mulai membangkang, menyebut diri mereka sebagai “The Heretics”. Dipimpin oleh Val, mereka justru ingin Anti-Christ ini hadir dan membawa akhir dunia. Sebuah konsep yang gila memang, namun apa yang ia lihat secara langsung membuat Blake harus percaya, bahwa ia memang tengah terjebak di neraka dunia.



Sementara di sisi lain, Blake juga berhadapan dengan sebuah halusinasi dari masa lalu yang terus muncul begitu ia berhadapan dengan saat-saat genting. Haluninasi ini membawanya ketika ia masih mudah dan mengenyam sekolah awal. Lorong sekolah sepi dengan kelas penuh bangku kosong jadi tema utama. Di dalamnya, Blake selalu bertemu dengan seorang anak perempuan yang sempat menjadi temannya dan Lynn – Jessica. Sebuah nama yang sudah lama ia dengar ataupun ingat sama sekali. Sama seperti yang harus ia rasakan di dunia nyata, horror juga menjadi bagian tak terpisahkan dari halusinasinya ini.



Lantas, mampukah Blake menyelamatkan Lynn dan selamat dari mimpi buruk ini? Bagaimana pula cerita seri kedua ini berkaitan dengan seri pertamanya? Siapa pula Jessica? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda jawab dengan memainkan Outlast 2 ini.



EmoticonEmoticon